Selamat Datang di Blogspot Staf Bupati Bantaeng Alamat : Jl. A. Manappiang No.5 Kabupaten Bantaeng - Telepon ( 0413 ) 21001, fax ( 0413 ) 22765 Propinsi Sulawesi Selatan, terima kasih,..atas kunjungan anda. Wassalam
Silahkan Mengganti Tema Latar yang di inginkan


Kepala BPK, BPKP dan Inspektorat tampil satu forum



 
Bantaeng, 04/06 – 2014 – Inspektorat Kabupaten Bantaeng mempertemukan petinggi pemeriksa dan pengawasan wilayah Sulsel dalam satu forum.
Para petinggi tersebut masing-masing Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sulsel Tri Heriadi dan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel Deni Suwardini serta Kepala Inspektorat Wilayah Sulsel Yusuf Sommeng.
 
Forum bertajuk Rapat Pemutahiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Inspektorat Provinsi yang dibuka Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah di gedung Balai Kartini Bantaeng, Rabu (4/6) juga dihadiri sejumlah pejabat diantaranya Wakil Bupati Selayar Saiful Arief, Wakil Bupati Bulukumba H Syamsuddin, Sekretaris Kota Makassar H Ibrahim Saleh.
Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto Mulyadi Mustamu, Wakil Walikota Palopo, Wakil Bupati Luwu Timur, Wakil Bupati Barru, para inspektur se Sulsel dan sejumlah petinggi lainnya.
Kepala Inspektorat Wilayah Sulsel Yusuf Sommeng mengatakan, pertemuan langka ini sempat terunda beberapa kali karena kesibukan masing-masing.
 
‘’Tapi, Alhamdulillah, Tuhan mempertemukan kami di Bantaeng,’’ ujarnya seraya mengatakan, pertemuan yang dihadiri lengkap ini dimaksudkan agar daerah dapat berbenah dan meningkatkan kapasitasnya.
 
Hal tersebut menjadi harapan bersama, terang Yusuf Sommeng yang menyebut kini semua daerah berlomba-lomba memperbaiki kinerjanya, meski masih ada yang lamban.
Hal itu tergambar dari masih banyaknya temuan. Tahun 2013 terdapat 914 temuan. Tahun sebelumnya lebih banyak lagi dan sebagian diantaranya berhasil ditindaklanjuti.
Ia mengimbau tim tindak lanjut agar mengambil langkah agar prosesnya selesai karena tindak lanjut ini menjadi tolok ukur penyelesaian (indikator kepatutan aturan), ujarnya.
 
Imbauan yang sama juga disampaikan kepada seluruh SKPD yang masih menyisakan temuannya agar segera diselesaikan. ‘’Bila ada masalah, silahkan berkoordinasi BPK. Lembaga ini cukup terbuka. Ke depan kita berharap seluruh daerah sudah berlomba-lomba meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),’’ tambah Yusuf Sommeng.
 
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menilai, pertemuan ini menjadi momen penting untuk berkoordinasi dan saling bertukar pengalaman agar seluruh daerah di Sulsel memiliki laporan kinerja yang baik.
Khusus di Bantaeng, pola kerja Inspektorat yang semula dinilai anker, diubah menjadi pegawai yang simpati ditandai dengan dasi. Gelarnyapun bukan pemeriksa tetapi sebagai pengawas.
Pengawasan internal dilakukan setiap 3 bulan. Meski begitu, hasilnya belum memuaskan, terbukti dengan masih adanya temuan BPK, namun hal tersebut terjadi sebelum periode kepemimpinannya.
 
Temuan BPK sebesar Rp 450 miliar terjadi pada 2008 ke bawah, namun bukan korupsi karena hanya berupa pencatatan. Ini terjadi karena semangat melakukan pengadaan tapi tidak disertai pencatatan.
Ia berharap, Inspektorat bekerja professional karena pencegahan lebih baik daripada terlanjur karena akan berhubungan dengan aparat penegak hukum, jelasnya.(hms)
 

0 komentar:

Komentar

Komentar Terbaru

CREATED BY : Dedy Unsat.net