Bantaeng, 13/11 – 2013 – Ketua
Fraksi Partai Demokrat H Mohammad Jafar Hafsah mengaku kagum terhadap
perkembangan di Kabupaten Bantaeng.
‘’Sudah lama saya merindukan
berkunjung ke daerah ini untuk melihat pertumbuhan yang tarjadi, namun baru
kali ini ada kesempatan,’’ kata orang dekat Presiden RI Soesilo Bambang
Yudhoyono itu ketika melakukan silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten
Bantaeng, Selasa (12/11) malam.
Ketua Badan Pekerja Kajian Sistem
Ketatanegaraan DPR RI itu tiba di Bantaeng bersama Ketua Umum Wanita Tani
Indonesia yang juga calon Dewan Perwakilan Rakyat (DPD), Ny Oni Jafar Hafsah
dan diterima di kediaman pribadi Bupati Bantaeng.
Jafar Hafsah pada pertemuan
silaturahmi yang dihadiri pimpinan SKPD, Camat hingga Kepala Desa se Kabupaten
Bantaeng banyak bercerita tentang pengalaman dan strategi memperoleh anggaran
di pusat.
Demikian pula terhadap anggaran
pembangunan Rumah Sakit Bantaeng yang berlantai delapan maupun fasilitas
pelabuhan yanga dapat menunjang ekspor produk industri yang dibangun di daerah
berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar, ibukota Provinsi Sulsel.
Menurutnya, untuk menggolkan program
daerah, maka daerah harus bisa memasang perwakilannya sebanyak mungkin di
lembaga legislatif karena disanalah digodok.
Calon anggota DPR RI dari daerah
pemilihan (Dapil) II Sulsel itu berharap, masyarakat bisa memahami bagaimana
pentingnya perwakilan di pusat agar bisa memperjuangkan program daerah.
Hal tersebut, terkait langsung
dengan pertumbuhan ekonomi yang tentu saja akan berdampak terhadap sektor
lainnya. ‘’Bila terjadi pertumbuhan dan pemerataan, otomatis terjadi
peningkatan pendapatan,’’ urainya.
Karena itulah, untuk meningkatkan
pertumbuhan di daerah berjuluk Butta Toa ini, pihaknya berjanji akan
mendatangkan sejumlah direktur BUMN untuk membahas lengkap masalah
pelabuhan, rumah sakit dan fasilitas lainnya.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah
mengatakan, kehadiran Jafar Hafsah yang juga mantan Sekretaris Kementerian BUMN
akan memacu pertumbuhan daerah.
Ia mengatakan, Kepala Desa sangat
berperan untuk menunjang pertumbuhan tersebut. Bupati berharap, Ketua Fraksi PD
bisa membantu, terutama untuk penyaluran dana PIP.
Masih menurut Nurdin Abdullah, dari
46 desa di Bantaeng, baru 12 desa yang menerima dana tersebut, sementara daerah
lainnya sudah menerima.
Khusus penunjang ekspor, Bupati
Bantaeng mengatakan, kehadiran pelabuhan sangat diperlukan untuk membantu
Pelabuhan Makassar yang semakin sarat.
‘’Jangan sampai produk smelter
diekspor melalui pelabuhan Makassar karena akan berakibat pada jarak tempuh.
Karena itu, Menhub diharapkan bisa merealisasi pembangunan pelabuhan
tersebut,’’ tandasnya.
Bupati Bantaeng juga berharap,
pembangunan RS bisa secepatnya dirampungkan agar dapat diresmikan oleh Presiden
RI Soesilo Bambang Yudhoyono.(hms)


0 komentar: