Bantaeng, 06/11 – 2013 - Setelah program pertanian, Japan International Coorporation Agency (JICA) kini menawarkan Program Peningkatan Kapasitas Manajemen Kesehatan Kabupaten (Prima Kesehatan).
Program
ini dipercaya dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang sudah baik di
Kabupaten Bantaeng, kata Kumiko Kasai, Ketua Tim Koordinator Program ketika
bertemu Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah di Marina Beach Hotel Bantaeng, Rabu
(6/11).
Kumiko
Kasai yang didampingi Advisor Prima Kesehatan Burhanuddin Kadir diantar
langsung Kepala Perwakilan JICA untuk Kawasan Timur Indonesia Dr Inaba Makoto
M.Sci, Ph.D.
Sedang
Bupati Bantaeng dalam pertemuan yang berlangsung di hotel yang berlokasi di
bibir Pantai Marina Korong Batu tersebut didampingi Kepala Bappeda H Abd Wahab,
Kepala Dinas Kesehatan dr Hj Takudaeng M.Kes, Kepala PMD Ir Meyriyani dan
Koordinator Brigade Siaga Bencana dr Andi Ihsan.
Menurut
Kumiko Kasai, program ini sudah dilakukan pada 367 desa/kelurahan serta 52
Puskesmas di tiga kabupaten yakni Kabupaten Wajo, Barru dan Bulukumba.
Kumiko
mengakui, program kesehatan di Bantaeng sudah bagus, tinggal bagaimana
mensinergikan program Prima Kesehatan untuk meningkatkan kapasitas Desa Siaga
yang sudah ada sehingga pelayanan kesehatan di daerah berjarak 120 kilometer arah
selatan Kota Makassar ini bisa lebih baik lagi.
Ia
memberi contoh sistem analisa dan perencanaan yang dilakukan bersama dari bawah
hingga pertanggungjawaban keuangannya.
Tentang
detail pelaksanaan program ini, Burhanuddin Kadir mengatakan, segera mengundang
daerah yang menjadi sasaran, termasuk Kabupaten Bantaeng untuk pembahasan lebih
lanjut.
Untuk
tahap kedua ini, JICA memprogramkan 7 daerah, namun khusus Bantaeng yang
program kesehatannya sudah berjalan baik, JICA akan mensinergikan program yang
sejalan dengan implementasi program nasional yang dikenal dengan Desa Siaga
Aktif.(hms)


0 komentar: